Legitnya martabak begitu diminati Ke Indonesia, Malahan identik sebagai ‘sogokan’ Untuk ambil hati Kandidat mertua. Ternyata, begini fakta martabak manis Sebelumnya populer.
Di Kearifan Lokal Dunia Masakan Indonesia, ada beberapa Konsumsi yang Disorot sebagai simbol. Martabak manis adalah salah satunya.
Kue tebal Di pinggiran renyah ini bukan hanya hidangan pengganjal lapar malam hari. Akan Tetapi juga sering menjadi penyelamat Di seseorang datang bertamu Sebab martabak Berencana dijadikan ‘bawaan’, apalagi ketika berkunjung Ke Tempattinggal Kandidat mertua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di perjalanannya, ternyata martabak punya cerita Memikat. Berikut ini 4 fakta perjalanan martabak manis yang dilansir Di berbagai sumber:
|
Martabak manis berawal Di kue yang dibuat Dari orang keturunan Tionghoa Ke Bangka Belitung. Foto: instagram
|
1. Asal Usul Martabak Manis
Dilansir Di laman RRI, martabak manis tercatat sebagai Konsumsi khas Bangka Belitung. Penyajiannya pertama kali diciptakan Dari seorang warga keturunan China yang menetap Ke sana.
Ke Bangka Belitung sendiri diketahui warganya banyak yang keturunan Hakka atau Khek. Di pertama kali dibuat martabak manis disebut sebagai hok lo pan.
Nama ‘Hok Lo Pan’ berarti ‘kue buatan orang Hok Lo’. Dahulu, hok lopan disajikan secara sederhana, hanya Di taburan gula dan wijen sangrai.
2. Evolusi Dari Sebab Itu Konsumsi Populer
Seiring berjalannya waktu, banyak warga Bangka Belitung berpindah. Mereka keluar Di kawasan Bangka Belitung Ke berbagai Lokasi Ke sekitarnya Di membawa resep hok lo pan.
Satu per satu warga keturunan China yang bermigrasi tersebut mulai menjajakan hok lopan. Tak sedikit yang menjual hok lo pan sebagai cara Untuk bertahan hidup Ke perantauannya.
Akan Tetapi namanya kerap berubah menyesuaikan tempat hok lo pan itu dibawa. Ada yang kini menyebutkan sebagai martabak manis atau Malahan terang bulan.
3. Penyebarannya Ke Indonesia
Hioe Kiew Sem, seorang perantau Hakka membawa resep hok lo pan Ke Bandung. Akan Tetapi tantangannya Di itu ialah bersaing Di martabak India yang sudah ada terlebih dahulu Ke sana.
Sebab itu, ia melakukan penyesuaian seperti variasi topping dan rasa Di lidah pasar. Tambahan topping yang lebih Terkini seperti meses, keju, atau kacang menjadi penampilan hok lo pan ata martabak manis yang kini banyak dikenal.
Sambil Itu Ke Jawa Di hingga Jawa Timur, hidangan ini identik Di penyajian Di malam hari ketika bulan bersinar. Sebab itu sering disebut Di nama terang bulan.
Kini, martabak manis Malahan identik sebagai ‘sogokan’ Untuk Kandidat mertua. Foto: Instagram |
4. ‘Senjata’ Ketemu Kandidat Mertua
Selain menjadi kudapan manis Di malam hari, martabak manis juga identik sebagai ‘senjata’ atau bawaan Di bertemu Kandidat mertua. Biasanya hal ini dilakukan Dari para pria yang hendak berkunjung Ke Tempattinggal kekasihnya.
Untuk Memikat perhatian orang tuanya, Dari-Dari berupa martabak manis tercatat paling sering menjadi pemberiannya. Kemudahan menemukan penjual martabak manis Di malam hari menjadi alasan utama praktik ini banyak dilakukan.
Ke Samping Itu rasa yang manis, apalagi ketika disajikan selagi hangat, dipercaya dapat membantu membangun kehangatan suasana. Terlebih martabak manis bisa dinikmati Dari berbagai kalangan, Supaya seluruh anggota keluarga Ke Tempattinggal yang dituju juga ikut bisa menyantapnya.
Halaman 2 Di 2
Simak Video “Tekwan Nyaman Berpadu Es Sinar Garut“
(dfl/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 4 Fakta Martabak Manis, Camilan Andalan Buat ‘Sogok’ Kandidat Mertua












