Kudus –
Di Kudus, Jawa Ditengah ada sebuah sumur yang dipercaya merupakan peninggalan Sunan Kudus. Sumur ini Memperoleh mitos bisa membuat orang berputar-putar.
Sumur Puter begitulah nama sumur tersebut. Sumur yang berada Di balik gang sempit Desa Langgardalem, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus itu menyimpan cerita unik.
Menurut pemangkunya, pernah ada orang yang tidak bisa keluar Untuk gang itu, alias hanya berjalan memutar lalu kembali lagi Ke area Disekitar sumur tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemangku Sumur Puter, Mohammad Romza, mengatakan banyak orang yang melintas lalu tersesat dan kembali lagi Ke area Sumur Puter. Padahal orang itu merasa sudah berjalan Ke arah keluar kampung.
“Dari Sebab Itu kadang-kadang orang yang berjalan Di kampung kita (Langgardalem), utamanya Di Disekitar lokasi ini, memang tidak boleh kosong. Harus punya tujuan, nanya atau bagaimana. Dari Sebab Itu jangan istilahnya linglung, Dari Sebab Itu nanti Berencana diputar Di sini. Tidak Berencana keluar kalau belum ada menyentuh atau menyapa,” kata Romza Di ditemui Di lokasi, Rabu (10/6).
Romza menceritakan, dia pernah melihat ada orang yang berjalan memutar Di area sumur ini. Sesudah beberapa kali memutar, orang itu lalu duduk seperti orang linglung. Mengetahui hal itu, Romza Sesudah Itu menolong orang itu.
“Lantaran Untuk orang sendiri tidak boleh labil,” jelasnya.
Menurut Pengurus Perhimpunan Punden dan Belik Kasunan Kudus Di Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Muhammad Syukron, memang ada beberapa cerita unik yang Yang Terkait Bersama Bersama sumur puter. Salah satunya cerita soal orang yang tersesat atau tidak bisa keluar. Akan Tetapi, ia tidak tahu apa penyebabnya.
Mengenai Situasi sumur puter, Syukron berharap ada pihak yang bisa merawatnya.
“Harapannya (sumur puter) bisa dirawat Dari pihak Untuk pemerintah, dan kami bisa membantu Di sana. Ini suatu yang hal tidak dipungkiri ketika merawat punden, memang ada keanehan. Apa mbahnya pengin seperti ini saya nggak tahu,” kata Syukron Di ditemui Di lokasi.
Syukron mengatakan, pihaknya Berusaha Sebagai menjaga dan merawat sumur puter peninggalan Sunan Kudus ini.
“Kita tetap Berusaha, tetap menjaga dan merawat lebih bagus seperti punden yang lain Di Kecamatan Kudus yang dikelola Bersama bagus,” jelas dia.
Syukron menambahkan, sumur ini sering dijadikan Sebagai tempat bancakan warga Disekitar. Terutama warga yang Berencana Memperoleh hajat pernikahan, khitanan, dan lain-lain.
“Sebagai Di sumur puter adatnya bancakan orang Disekitar, syukuran, seperti itu,” kata dia.
——–
Artikel ini telah naik Di detikJateng.
(wsw/wsw)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Mitos Sumur Puter Di Kudus, Bisa Bikin Orang Berputar-putar











