Para astronom Mengantisipasi bahwa Bennu Memperoleh Potensi 1 banding 2.700 Bagi mempengaruhi Bumi Ke September 2182. Foto: NASA
Jika benar-benar terjadi, batuan luar angkasa ini dapat menyebabkan kerusakan Dunia yang besar. Meski, ukurannya jauh lebih kecil daripada asteroid yang memusnahkan dinosaurus.
Para astronom Mengantisipasi bahwa Bennu Memperoleh Potensi 1 banding 2.700 Bagi mempengaruhi Bumi Ke September 2182, yang setara Potensi 0,037%.
Asteroid tersebut, yang mengandung bahan penyusun kehidupan menurut Eksperimen terbaru Untuk sampel yang dikembalikan Hingga Bumi Dari misi OSIRIS-REx NASA, adalah batuan luar angkasa berukuran Lagi Didalam diameter Disekitar 500 meter.
Asteroid yang menghantam Bumi 66 juta tahun lalu dan menyebabkan kepunahan dinosaurus diperkirakan berdiameter Disekitar 10 kilometer dan menandai asteroid besar terakhir yang diketahui menghantam planet ini.
Regu peneliti memodelkan efek tumbukan semacam itu Di bumi, termasuk iklim Dunia dan ekosistem Ke darat dan lautan. Ini terlihat Ke studi yang diterbitkan Ke jurnal Science Advances.
Asteroid berukuran Lagi seperti Bennu bertumbukan Didalam Bumi Disekitar setiap 100.000 hingga 200.000 tahun, menurut Eksperimen tersebut.
Para peneliti menemukan bahwa hantaman tersebut dapat menyebabkan musim dingin Dunia yang dapat Mengurangi curah hujan dan mendinginkan planet ini Ke Di efek lain yang Mungkin Saja bertahan Di bertahun-tahun. Dan ada kemungkinan bahwa manusia purba Mungkin Saja pernah Merasakan Kemakmuran serupa Di tumbukan asteroid Sebelumnya Itu.
“Nenek moyang manusia purba kita Mungkin Saja telah Merasakan beberapa peristiwa tumbukan asteroid berukuran Lagi ini Sebelumnya Itu Didalam potensi dampak Ke evolusi manusia dan Malahan susunan genetik kita sendiri,” kata penulis utama studi, Dr. Lan Dai, seorang peneliti postdoctoral Ke IBS Center for Climate Physics, atau ICCP, Ke Universitas Nasional Pusan Ke Korea Selatan.
Gangguan Iklim
Para peneliti menggunakan model iklim dan Dukungan superkomputer Aleph Ke ICCP Bagi menjalankan berbagai skenario tumbukan tipe Bennu Didalam Bumi, terutama Berorientasi Ke efek penyuntikan 100 juta hingga 400 juta ton debu Hingga atmosfer Bumi. Hasilnya Menunjukkan gangguan dramatis Untuk kimia atmosfer dan iklim planet kita Untuk tiga hingga empat tahun Setelahnya tumbukan asteroid.
Awalnya, tumbukan Berencana menciptakan kawah yang kuat dan menyebabkan material menyembur Hingga udara Ke Disekitar lokasi tumbukan. Tumbukan tersebut Berencana menghasilkan gelombang kejut dan Guncangan Bumi yang kuat juga, kata Dai. Sejumlah besar aerosol dan gas yang dilepaskan Dari tumbukan dapat naik Hingga atmosfer, mengubah iklim Bumi Didalam efek yang berkepanjangan, katanya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Bak Layar Lebar Armageddon, Astroid Pembawa Petaka Bennu Diprediksi Tabrak Bumi 157 Tahun Lagi











