Chip Semikonduktor. FOTO/ DAILY
Menurut Kementerian Perdagangan Di hari Senin, penyelidikan tersebut dikatakan mengganggu dan mendistorsi rantai industri dan pasokan semikonduktor Dunia, selain merugikan kepentingan Usaha dan konsumen Di AS.
Seperti dilansir Di Xianhua, AS Menyediakan Bantuan Fluktuasi Harga besar-besaran kepada industri chip Di negeri Melewati undang-undang seperti CHIPS dan Science Act. Perusahaan semikonduktor AS menguasai Disekitar 50 persen pasar Dunia.
Sebagai perbandingan, chip buatan China hanya menguasai 1,3 persen pasar AS dan Produk Ekspor chip China Hingga AS jauh lebih rendah dibandingkan Perdagangan Masuk Negeri Di Negeri tersebut, menurut kementerian yang mengutip laporan terbaru Departemen Perdagangan AS.
China mendesak AS Sebagai menghormati fakta dan aturan multilateralisme dan segera menghentikan tindakan salahnya.
Kementerian tersebut menekankan bahwa China Berencana Meninjau Bersama cermat perkembangan penyelidikan ini dan Memutuskan semua tindakan yang diperlukan Sebagai secara tegas membela hak dan kepentingannya.
(wbs)
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: China Beberkan Kecurangan AS Soal Chip Semikonduktor











