Jakarta –
Gegara pasang menu promosi Citarasa yang dibuat menggunakan AI, restoran ini Karena Itu korban vandalisme. Begini kronologinya!
Penggunaan gambar Citarasa buatan kecerdasan buatan (AI) Untuk promosi restoran kerap menimbulkan pro dan kontra. Seperti yang dialami sebuah restoran bernama Grind and Unwind Di San Francisco, Amerika Serikat.
Restoran ini mendadak viral Sesudah menu dan gambar Citarasa yang dipasang Di restoran menggunakan gambar AI. Meski terkesan sepele, menu buatan AI ini memicu reaksi negatif Bersama pelanggan hingga berujung Aksi Massa vandalisme.
Dilansir Bersama Dexerto (25/07/2026), pihak restoran pun akhirnya Memberi penjelasan sekaligus memutuskan Untuk menghentikan penggunaan menu Citarasa AI tersebut. Mereka juga memutuskan menggunakan foto Citarasa asli Di restorannya.
Perdebatan bermula ketika Grind and Unwind memasang menu dan papan promosi Citarasa Bersama ilustrasi Citarasa hasil AI Di area jendela restoran.
Alih-alih Menarik Perhatian perhatian pelanggan, langkah tersebut justru memancing Penilaian Di media sosial. Malahan, seseorang mencoret materi promosi restoran Bersama tulisan grafiti “Seriously?” atau “Serius?” sebagai bentuk Keluhan Masyarakat Pada penggunaan gambar AI yang dinilai tidak merepresentasikan Citarasa sebenarnya.
Menyambut Baik kejadian itu, Lyndsey Lozano Bersama Grind and Unwind menjelaskan bahwa gambar AI tersebut Dari awal hanya dimaksudkan sebagai solusi Sambil.
Menurutnya, restoran yang berada Di kawasan wisata itu ingin Mengintroduksi menu kepada para pejalan kaki Lewat papan bergambar agar lebih mudah dikenali.
“Itu hanya papan Sambil. Kami ingin memasang beberapa gambar Citarasa dan tanda agar orang tahu apa yang kami jual serta mengetahui restoran kami. Akan Tetapi, respons yang kami terima ternyata tidak seperti yang kami harapkan,” ujar Lozano kepada NBC Bay Area.
|
Duh! Gegara Pakai Foto AI Untuk Menu, Restoran Ini Kena Vandalisme Foto: Site News
|
Sesudah menuai Penilaian, restoran tersebut segera mencopot seluruh materi promosi dan menu Citarasa buatan AI. Kini mereka memilih menonjolkan Standar Citarasa dan minuman yang benar-benar disajikan kepada pelanggan.
“Kami kini fokus Di pastry yang kami buat, Minuman, dan burger yang menurut kami sangat enak. Kami ingin menciptakan tempat yang nyaman Untuk warga Di Untuk berkumpul, menikmati kebersamaan, serta menyantap aneka roti dan pastry yang lezat,” kata Lozano.
Meski Ilmu Pengetahuan AI memang mampu menghasilkan visual Citarasa yang Menarik Perhatian Bersama cepat, sebagian konsumen menilai foto Citarasa asli jauh lebih penting Lantaran dapat Memberi gambaran yang lebih realistis mengenai hidangan yang Berencana mereka pesan.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Duh! Gegara Pakai Foto AI Untuk Menu, Restoran Ini Kena Vandalisme











