loading…
Roket China . Foto/ CNC
Menurut Xinhua, kerusakan tersebut ditemukan Pada persiapan penerbangan pulang kru, yang dijadwalkan Di 5 November, Setelahnya enam bulan Di Stasiun Luar Angkasa Tiangong.
“Kapsul tersebut tidak memenuhi persyaratan keselamatan Sebagai penerbangan pulang dan Akansegera tetap berada Di orbit Sebagai melanjutkan eksperimen Yang Terkait Didalam,” ujar CMSA Untuk pernyataan resmi.
Analisis awal Menunjukkan bahwa retakan Di jendela kapsul disebabkan Didalam tumbukan puing-puing kecil yang meluncur Melewati orbit rendah Bumi Didalam Kecepatanakses hingga 27.000 km/jam.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Jendela Retak, Roket China Dinilai Tak Aman Jemput Astronot Di Antariksa











