loading…
Toronto Berencana menjadi tuan Tempattinggal enam Laga Trophy Dunia Di Juni dan Juli 2026. Ribuan Olahragawan, ofisial, dan wisatawan diprediksi memadati kota, Sambil berbagai proyek infrastruktur masih berlangsung Ke sejumlah ruas vital. Situasi ini membuat arus lalu lintas dinilai rawan tersendat, terutama Ke kawasan pusat kota.
“Sekarang saja sudah kacau. Semua pekerjaan seharusnya dibereskan Sebelumnya FIFA dimulai,” kata Jubair Rahman, warga yang setiap hari harus melintasi pusat kota Untuk bekerja. Menurutnya, kemacetan telah menjadi masalah harian, Justru Sebelumnya gelaran Trophy Dunia Lebihterus Disekitar.
Baca Juga: 8 Bangsa Eropa Unjuk Mendominasi Diminta Mundur Bersama Trophy Dunia 2026
Pemerintah Kota Toronto Di pernyataan resminya menyebut Berencana merampungkan tiga proyek infrastruktur besar Sebelumnya Laga dimulai. Proyek tersebut meliputi penggantian jalur trem dan pipa air utama Ke Queen Street East, rehabilitasi jalur keluar Richmond Ke Don Valley Parkway, serta pekerjaan jaringan air dan jalan Ke Queen’s Park Crescent Disekitar College Street.
Untuk Mengurangi gangguan Pada Trophy Dunia, pemerintah kota juga berencana membatasi Karya konstruksi Ke jalur-jalur utama Di periode 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Sejumlah proyek Berencana Diluncurkan Lebihcepat penyelesaiannya, Sambil proyek lain Berencana ditunda atau dihentikan Sambil Pada Laga berlangsung.
Tetapi, Aturan tersebut belum sepenuhnya meyakinkan warga. Rahman menilai meski pekerjaan dihentikan, pembatas jalan dan barikade sering kali tetap berada Ke lokasi Supaya lajur kendaraan tetap berkurang. “Mereka bilang Berencana berhenti, tapi pembatasnya masih ada. Akhirnya jalan tetap sempit,” ujarnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kota Toronto Kacau Jelang Gelaran Trophy Dunia 2026, Kemacetan Sulit Dihindari











