loading…
Walaupun iPhone 11 kemungkinan tidak Berencana mendukung fitur Terbaru apa pun yang Yang Terkait Didalam Didalam Apple Intelligence, Memperoleh Dukungan Gadget lunak tambahan Pada satu tahun hadir Di Di dua momen penting Untuk industri Keahlian.
Alasan yang paling jelas adalah peningkatan biaya elektronik secara keseluruhan, yang disebabkan Dari faktor-faktor seperti kekurangan RAM yang berkelanjutan dan kekhawatiran tentang kenaikan tarif Pada beberapa tahun terakhir.
Pasar telah Menyaksikan beberapa perusahaan menaikkan harga Smart Phone hingga $200 Di model tahun 2025 dan 2026. Untuk beberapa Peristiwa Pidana, harganya Malahan melebihi harga peluncuran.
Akan Tetapi, yang Bisa Jadi kurang diperhatikan adalah pasar Produk Internasional bekas, Di mana model iPhone lama masih mudah ditemukan. iPhone 11 256GB Pada ini dihargai $209 Di Amazon Ke Pada penulisan ini.
Untuk jajak pendapat Terbaru-Terbaru ini yang dilakukan teknologiCNETterhadap 2.600 orang dewasa, lebih Didalam 48% mengatakan mereka pernah Mengkaji Sebagai membeli Gadget rekondisi Sebab harganya lebih murah, Sambil Itu elektronik Terbaru terlalu mahal.
Kedua faktor Di atas Menunjukkan sebuah Tren: User ingin menggunakan Smart Phone mereka lebih lama Didalam Sebelumnya Itu dan bersedia menggunakan Gadget yang bukan yang terbaru atau tercanggih, tetapi tetap sepenuhnya memenuhi kebutuhan mereka.
Walaupun Apple belum merilis angka resmi mengenai jumlah User iPhone 11 Pada ini, bukti lain Menunjukkan bahwa konsumen masih tetap menggunakan iPhone model lama dan Bisa Jadi dapat memanfaatkan Dukungan Gadget lunak tambahan ini.
Mengapa Apple memperhatikan pelanggan yang menggunakan iPhone model lama.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya











