loading…
MMS Group Menunjukkan komitmennya Di memberdayakan Kelompok adat Melewati inisiatif Tempattinggal Cokelat Lung Anai. FOTO/dok.SindoNews
Tempattinggal Cokelat Lung Anai diinisiasi anak usaha MMSGI, PT Multi Harapan Utama (MHU) berkolaborasi Didalam Kelompok Tani Lalut Isau, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Dinas Perkebunan Kutai Kartanegara. MHU juga melibatkan Yayasan Peduli Desa Nusantara Madani dan Fakultas Agrikultur Universitas Kutai Kartanegara Bagi Menyediakan pendampingan dan pelatihan kepada Kelompok Di pengolahan kakao menjadi cokelat kemasan.
Di ini, Tempattinggal Cokelat Lung Anai Memperoleh perkebunan kakao yang dikelola Didalam Di 50 anggota petani Didalam total lahan Di 100 hektare. Rata-rata, seorang petani mampu mengelola dua hektare lahan dan menghasilkan Di Rp30.000 per kilogram (kg) biji kakao mentah.
Biji kakao lokal diolah menjadi produk bernilai tambah, mulai Didalam cokelat batangan hingga bubuk kakao. Samping Itu, Tempattinggal Cokelat Lung Anai juga berfungsi sebagai pusat pelatihan Metode budidaya dan pengolahan, serta destinasi agrowisata Bagi wisatawan.
Dampak Didalam Langkah ini, Ke mana petani cokelat Lung Anai Merasakan peningkatan pendapatan sebesar 3-4 kali lipat. Keterlibatan perempuan Di tata niaga cokelat, terutama Ke Dibagian pengolahan, juga Meresahkan. Langkah ini telah Merasakan perhatian positif Didalam berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Tempattinggal Cokelat Lung Anai adalah bukti nyata pemanfaatan lahan secara produktif dapat berjalan seiring Didalam upaya pemberdayaan ekonomi Kelompok adat. Langkah ini telah membuka Potensi usaha Terbaru, Memperbaiki Kekuatan warga, dan Ke Di yang sama turut menjaga Kesejajaran lingkungan. Kami Akansegera terus memperkuat komitmen Pada Ketahanan,” ujar Wiwin Suhartanto selaku Division Head Mining Support and Compliance MHU Di keterangannya, Jumat (9/5).
Baca Juga: MMSGI Tunjukkan Konsistensi Di Pengelolaan Emisi Gas Tempattinggal Kaca
Sambil Itu, Chief Executive Officer (CEO) MMSGI, Sendy Greti, menjelaskan Melewati MHU, MMSGI Berusaha Memperbaiki Mutu hidup dan berkelanjutan Didalam praktik Usaha bertanggung jawab yang melibatkan kolaborasi antar lini Bagi Menyediakan dampak positif jangka panjang.
“MMSGI Melewati MHU bertekad Bagi menciptakan dampak positif yang berkelanjutan Bagi lingkungan dan Kelompok Didalam harapan dapat Menyediakan kontribusi nyata Bagi generasi mendatang,” kata dia.
Didalam mengintegrasikan prinsip environmental, social, and governance (ESG) Ke semua lini Usaha, MMSGI Melewati MHU membuktikan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan dapat menciptakan nilai tambah kepada Kelompok. Melewati Tempattinggal Cokelat Lung Anai ini, MMS Group berhasil meraih Apresiasi Di kategori Impact: Sustainable Impact in Community Green Growth Ke ajang Mata Lokal Fest 2025.
Baca Juga: MMSGI Bantu BUMDesa Tingkatkan Pendapatan hingga Rp27,6 Miliar
Apresiasi tersebut diberikan atas Sukses Langkah Tempattinggal Cokelat Lung Anai Di memberdayakan Kelompok adat khususnya kaum perempuan dan Mendorong pelestarian cultural heritage praktik Agrikultur dan pengolahan cokelat berbasis komunitas.
(nng)
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: MMS Group Berdayakan Kelompok Adat Lewat Tempattinggal Cokelat Lung Anai











