loading…
Untuk Spanyol, ini menjadi Potensi meraih gelar Trophy Dunia kedua Setelahnya sukses Di edisi 2010. Sambil Argentina mengincar sejarah sebagai Bangsa ketiga yang mampu mempertahankan gelar Mendominasi dunia, mengikuti jejak Italia (1938) dan Brasil (1962). Di Di Itu, Menang juga Berencana membuat Regu asuhan Lionel Scaloni menjadi Bangsa pertama yang menjuarai empat Seri mayor secara beruntun, yakni Copa America 2021, Trophy Dunia 2022, Copa America 2024, dan Trophy Dunia 2026.
Spanyol Punya Lini Di Terbaik
La Roja melaju Di partai puncak Setelahnya menyingkirkan Prancis Bersama skor meyakinkan 2-0 Di semifinal Lewat Tendangan Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro. Akan Tetapi, bukan hanya lini serang yang menjadi kekuatan mereka.
Regu besutan Luis de la Fuente tampil sebagai Regu Bersama Lini Di paling solid Di Seri ini. Mereka hanya kebobolan satu Tendangan sepanjang Trophy Dunia 2026 dan mencatat enam clean sheet, Pencapaian Terbaru Di satu edisi Trophy Dunia putra.
Hebatnya lagi, seluruh lawan Spanyol rata-rata hanya mampu menciptakan expected goals (xG) sebesar 0,31 per Laga menurut perhitungan Sports Mole. Ketangguhan lini Di yang dikawal Aymeric Laporte, Pau Cubarsi, Marc Cucurella, serta Rodri Di lini Ditengah menjadi fondasi utama perjalanan mereka Di final.
Tak hanya itu, Spanyol juga Ditengah menikmati Gaya luar biasa Bersama tidak terkalahkan Di 37 Laga internasional Sebelum Maret 2024. Jika mampu mengalahkan Argentina, mereka Berencana mencatat Pencapaian Terbaru sebagai Regu nasional putra Bersama Pencapaian tak terkalahkan terpanjang sepanjang sejarah.
Argentina Punya Mesin Tendangan Lionel Messi
Di sisi lain, Argentina tampil Bersama filosofi berbeda. Jika Spanyol mengandalkan Lini Di, La Albiceleste justru mengandalkan produktivitas serangan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Siapa Kampiun Trophy Dunia 2026?











