loading…
“Komitmen dan dedikasi kami Untuk mengakselerasi transformasi digital Melewati strategi TLKM 30 tercermin Untuk Kemajuan yang berhasil kami capai Di semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut Lebih memperkuat optimisme kami Untuk terus mempercepat transformasi sekaligus memperkuat peran Telkom sebagai pemimpin ekosistem digital Indonesia,” ujar Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom.
Profitabilitas Segmen B2C Kian Kuat, Laba Bersih Menimbulkan Kekhawatiran 8.3% YoY
Di Segmen B2C (Mobile dan Fixed Broadband), Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp55,6 triliun atau tumbuh 3,3% YoY, didorong Di Kemajuan pendapatan Digital Business Data sebesar 11,0% Di semester pertama 2026. Kinerja tersebut mencerminkan berlanjutnya Penyembuhan industri mobile yang didukung Di implementasi strategi komersial secara disiplin Melewati penetapan harga, optimalisasi portofolio produk, dan pengelolaan nilai pelanggan. Sejalan Di hal tersebut, Average Revenue Per User (ARPU) mobile Menimbulkan Kekhawatiran menjadi Rp45.600 atau tumbuh 9,0% YoY. Di Itu, payload data juga terus bertumbuh seiring meningkatnya konsumsi digital Komunitas Di momen liburan sekolah dan penyelenggaraan Trophy Dunia, yang Lebih Mendorong tingginya kebutuhan pelanggan Pada layanan data berkualitas.
Di layanan fixed broadband, Telkomsel terus memperkuat Mutu layanan Melewati kalibrasi strategis basis pelanggan. Sebagai hasil Untuk upaya tersebut, jumlah pelanggan tercatat menjadi 9,5 juta dibandingkan 10,1 juta Di semester pertama 2025, Di dampak yang terbatas Pada pendapatan Di kuartal berjalan. Secara kuartalan, ARPU IndiHome Menimbulkan Kekhawatiran 3,4% menjadi Rp211.000. Adapun secara semesteran ARPU IndiHome tercatat sebesar Rp207.000, Hingga Di persaingan harga yang masih berlangsung Hingga pasar. Meski demikian, rasio konvergensi terus Menimbulkan Kekhawatiran menjadi 65%. Langkah ini merupakan Pada Untuk strategi Telkom Untuk membangun basis pelanggan yang lebih berkualitas, Memperbaiki efektivitas monetisasi layanan, serta memperkuat Kemajuan yang berkelanjutan.
Berbekal fondasi Usaha B2C yang Lebih kuat, Telkomsel Akansegera terus mengakselerasi strategi quality growth Di menempatkan Pengalaman Hidup pelanggan sebagai prioritas utama, sekaligus memperluas kapabilitas digital Melewati Pembuatan ekosistem. Upaya tersebut Akansegera diperkuat Melewati pemanfaatan Ilmu Pengetahuan AI dan 5G, serta Pembuatan solusi digital yang disesuaikan Di kebutuhan pelanggan individu maupun pelaku usaha yang terus berkembang. Berbagai inisiatif ini diharapkan Lebih memperkuat posisi Telkomsel sebagai pemimpin pasar sekaligus menciptakan nilai jangka panjang.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Strategi TLKM 30 Dorong Pendapatan dan Laba Telkom Melesa











