Bangkok –
Sepertinya Thailand harus kerja keras Untuk Meningkatkan citra pariwisatanya. Memasuki ujung tahun 2025, catatan kunjungan turis Merasakan penurunan.
Thailand telah menyambut 25.096.346 wisatawan Asing Di 1 Januari hingga 12 Oktober 2025. Menurut Kementerian Wisata Internasional dan Aktivitasfisik, angka ini turun 7,54% dibandingkan periode Sebelumnya Di tahun lalu, seperti dikutip Di Nation Thailand Di Rabu (15/10/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bangsa yang paling banyak menyumbang turis adalah Malaysia Didalam total 3.608.943 pengunjung. Lalu disusul Dari Tiongkok Didalam 3.582.322 pengunjung.
Di lima Bangsa teratas, ternyata tak ada nama Indonesia. Urutan ketiga adalah India Didalam 1.850.318 pengunjung, keempat Rusia Didalam 1.319.164 pengunjung dan Korea Selatan Didalam 1.205.556 pengunjung.
Natreeya Taweewong, Sekretaris Tetap Kementerian Wisata Internasional dan Aktivitasfisik, Berkata bahwa Prakiraan awal Menunjukkan lebih Di 25 juta pengunjung internasional memasuki Thailand Di 1 Januari dan 12 Oktober 2025, menghasilkan pendapatan belanja Disekitar 1,159 triliun baht.
Di 6-12 Oktober 2025, jumlah pengunjung melambat Di semua segmen pasar, baik jarak pendek maupun jarak jauh, menyusul berakhirnya masa liburan berturut-turut Di beberapa Bangsa seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan India. Tren ini Disorot umum Untuk periode tersebut.
Dampaknya, total kedatangan internasional Di seminggu mencapai 522.169, turun 82.429 pengunjung atau 13,63% Di minggu Sebelumnya, Didalam rata-rata 74.596 pengunjung per hari.
Lima Bangsa teratas Untuk minggu ini adalah sebagai berikut:
- Malaysia: 74.915 pengunjung (naik 7,31% Di minggu Sebelumnya)
- Tiongkok: 70.069 pengunjung (turun 46,93%)
- India: 39.481 pengunjung (turun 25,67%)
- Korea Selatan: 31.019 pengunjung (turun 30,01%)
- Rusia: 25.570 pengunjung (turun 8,38%)
Untuk minggu mendatang, kedatangan internasional diperkirakan Akansegera tetap stabil, didukung Dari beberapa insentif perjalanan seperti liburan Perayaan Seni Diwali Untuk target liburan terdekat, dimulainya musim Wisata Internasional yang ramai Untuk wisatawan jarak jauh, dan langkah-langkah Kemudahan Perjalanan pemerintah, termasuk penghapusan Formulir Perpindahan Penduduk Internasional TM6 dan inisiatif Untuk Merangsang maskapai penerbangan Meningkatkan frekuensi penerbangan Di Thailand.
(bnl/ddn)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Thailand Alami Penurunan Wisatawan, Tak Ada Turis Di RI Di 5 Besar











