loading…
Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan digital dan Pembaharuan berbasis data dinilai menjadi Kunci agar industri Lebihterus efisien, transparan, dan berkelanjutan. Foto/Dok
Pemerintah sendiri menempatkan industri Makanan dan minuman sebagai salah satu prioritas Di roadmap Making Indonesia 4.0. Hal ini sejalan Di kebutuhan transformasi industri yang menuntut adaptasi Pada perkembangan Ilmu Pengetahuan dan perubahan pola konsumsi Komunitas. Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan digital dan Pembaharuan berbasis data dinilai menjadi Kunci agar industri Lebihterus efisien, transparan, dan berkelanjutan .
Hal ini disampaikan Johanes D. Hartanto, Group Head Corporate Information Technology Garudafood, Di kuliah tamu bertema “Smart Manufacturing at Garudafood: Unlocking Value through Data-Driven Manufacturing & Supply Chain” Ke Binus University, Jakarta (25/9/2025).
Baca Juga: SNS Perkuat Distribusi Garudafood Lewat Pembaharuan dan Kemitraan
“Di ini, data tidak lagi hanya dipandang sebagai kebutuhan administratif Sebagai membuat laporan, tetapi telah menjadi aset strategis yang menentukan arah Usaha. Data menjadi landasan utama Untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Johanes.
“Di pemanfaatan Ilmu Pengetahuan digital , data dapat diolah menjadi wawasan yang real-time Supaya manajemen dapat merespons perubahan pasar Di lebih cepat, Menantikan risiko, sekaligus membuka Kemungkinan Terbaru,” tambah Johanes.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Transformasi Data-Driven Garudafood Perkuat Pembaharuan Berkelanjutan dan Sustainability Usaha











