loading…
Tripatra, perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa Metode, mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI), Di pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO?). Foto/Dok
Fasilitas ini memanfaatkan CO₂ hasil Di produksi amonia KPI Untuk diolah menjadi karbon dioksida cair atau liquid CO₂ (LCO₂) bernilai komersial. Melewati pemurnian dan pencairan, fasilitas tersebut dirancang Untuk menghasilkan CO₂ yang memenuhi persyaratan penggunaan industri dan Ketahanan Pangan, termasuk Untuk kebutuhan industri Konsumsi dan minuman.
President Director & CEO Tripatra, Raymond Naldi Rasfuldi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Bersama KPI Untuk membangun fasilitas pabrik pencairan CO2 ini. Baca Juga: 3 Bangsa Penghasil Karbon Dioksida Terbanyak Hingga Planet Bumi
“Kepercayaan tersebut merupakan tanggung jawab sekaligus kebanggaan Untuk kami Untuk turut mendukung Pembaruan usaha KPI. Tripatra sebagai kontraktor penyedia solusi berbasis rekayasa Metode, mendukung KPI Untuk mewujudkan fasilitas pabrik pencairan CO2 terbesar Hingga Indonesia, serta menjadi yang pertama Hingga Pulau Kalimantan dan Daerah Indonesia Timur,” ujar President Director & CEO Tripatra, Raymond Naldi Rasfuldi.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama, ketekunan, dan komitmen seluruh Skuat KPI, Tripatra, serta para mitra yang terlibat,” sambungnya.
Pemanfaatan CO₂ Ke fasilitas ini merupakan penerapan Carbon Capture and Utilization (CCU), yaitu penangkapan dan pemanfaatan kembali karbon dioksida Untuk berbagai kebutuhan industri. Melewati pendekatan ini, CO₂ hasil Di produksi amonia KPI diolah menjadi produk bernilai komersial yang ditujukan Untuk memenuhi kebutuhan industri dan Ketahanan Pangan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Tripatra Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Kapasitas 300 Metrik Ton/Hari











