loading…
Cyber Warfare, Kunci Sukses Operasi Absolute Resolve. Foto: Dok Pribadi
Bendahara Umum Pimpinan Pusat Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU), Entrepreneur Bidang Ilmu Pengetahuan Informasi dan Praktisi Keselamatan Siber
Pertempuran modern tidak lagi selalu diawali Di deru pesawat tempur atau dentuman artileri. Untuk banyak Tindak Kejahatan, Tanding justru dimulai Untuk senyap—Ke balik layar Mesin, pusat data, dan jaringan komunikasi yang tak kasatmata.
Operasi Absolute Resolve menjadi contoh bagaimana Pertempuran kontemporer bergerak Untuk dominasi fisik Ke penguasaan ruang siber. Sukses operasi tersebut tidak semata ditentukan Di Kelebihan militer konvensional, melainkan Di kemampuan mengendalikan informasi, sistem digital, dan persepsi publik.
Untuk konteks ini, cyber warfare atau Pertempuran siber tampil sebagai faktor Kunci. Ia tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap operasi militer, tetapi menjadi tulang punggung strategi. Tanpa penguasaan siber, operasi militer modern berisiko kehilangan arah, koordinasi, dan legitimasi.
Perubahan Watak Peperangan
Pada berabad-abad, Pertempuran dimaknai sebagai benturan kekuatan bersenjata Ke medan tempur yang jelas batasnya. Akan Tetapi, Integrasi Ekonomiglobal, Konversi Digital, dan ketergantungan Bangsa Di Ilmu Pengetahuan telah mengubah watak peperangan. Infrastruktur vital—listrik, komunikasi, transportasi, Malahan sistem keuangan—kini terhubung Untuk satu ekosistem digital yang rapuh.
Operasi Absolute Resolve memperlihatkan realitas tersebut. Alih-alih mengandalkan kekuatan senjata semata, operasi ini memanfaatkan kerentanan sistem digital lawan Sebagai menciptakan Kelebihan strategis. Serangan siber memungkinkan pelaksana operasi melemahkan lawan tanpa harus menimbulkan kehancuran fisik yang masif.
Ke sinilah Pertempuran siber menemukan relevansinya: ia bekerja Untuk diam, sulit dideteksi, dan sering kali sulit dibuktikan secara hukum internasional. Akan Tetapi dampaknya nyata—Malahan menentukan.
Melumpuhkan Komando Tanpa Tembakan
Salah satu tujuan utama Pertempuran siber Untuk Absolute Resolve adalah melumpuhkan sistem komando dan kendali lawan. Untuk Pertempuran modern, Kelajuan informasi menjadi segalanya. Pasukan yang tidak mampu berkomunikasi secara efektif Berencana kehilangan kemampuan Sebagai merespons ancaman.
Gangguan Di jaringan komunikasi, sistem radar, dan pusat data membuat struktur komando lawan terfragmentasi. Perintah tidak tersampaikan, informasi menjadi tidak sinkron, dan keputusan strategis tertunda. Untuk Kebugaran demikian, pasukan Ke lapangan kehilangan arah Kendati secara fisik masih utuh.
Kelebihan ini memberi waktu dan ruang Untuk pelaksana operasi Sebagai bergerak cepat, presisi, dan minim risiko. Tanpa satu pun peluru dilepaskan, Kesejajaran kekuatan telah bergeser.
Infrastruktur sebagai Medan Tempur Terbaru
Operasi Absolute Resolve juga menegaskan bahwa infrastruktur sipil telah menjadi medan tempur Terbaru. Sistem kelistrikan, jaringan Jaringan, dan layanan publik digital bukan lagi sekadar fasilitas pendukung, melainkan elemen strategis.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Cyber Warfare, Kunci Sukses Operasi Absolute Resolve











