loading…
Analis sosial politik Didalam Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun. Foto/Dok SindoNews
Menurut Ubedilah, cara melihat sebuah gerakan murni atau tidak bisa dilihat Didalam tiga hal. Pertama, gerakan itu Memiliki gagasan yang bisa diuji, kebenaran independensinya.
“Kalau kita bedah Di situ, ide atau Permintaan Didalam mahasiswa terlihat memang murni. Mereka Mengharapkan bagaimana pemerintah menstabilkan Idr misalnya. Setelahnya Itu mereka menuntut misalnya BBM tidak naik atau diturunkan, Setelahnya Itu bagaimana reformasi kepolisian Sebab revisi undang-undang kemarin dibuat Untuk waktu singkat, mereka minta direvisi atau Mungkin Saja dibatalkan Undang-Undang Kepolisian,” ujar Ubedilah Untuk siniar atau podcast To The Point Aja yang tayang Di YouTube SindoNews, dikutip Sabtu (20/6/2026).
Baca Juga: Di Hadapan Pimpinan Wakil Rakyat, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Topik Perut Rakyat
Di Di Itu, Permintaan mahasiswa juga Yang Berhubungan Didalam Inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. “Kalau lihat Permintaan mahasiswa itu, saya lihat nggak ada ditunggangi Dari kepentingan politis tertentu. Terlihat murni bahwa mereka Menahan kegelisahan publik. Mereka mengkajinya, mendiskusikannya, saya lihat sangat serius mereka,” katanya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis











