Jakarta –
Pembatalan penerbangan Iran terus terjadi Ke berbagai belahan dunia Lantaran Amerika Serikat. Malahan Ke Timur Ditengah sendiri, penerbangan Iran dibatalkan.
Pembatasan sekunder yang dikeluarkan AS Disorot serius Bersama Negeri-Negeri lain. Oman dan Iran pun resmi memberhentikan seluruh penerbangan Iran Ke Bandara Muscat dan Baghdad.
Majid Akhavan, juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran, mengatakan kepada kantor berita semi-resmi Tasnim Ke hari Selasa bahwa bandara Ke Baghdad dan Muscat Berencana berhenti Merasakan penerbangan Iran mulai Ditengah malam waktu setempat Ke hari Rabu (23/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Lantaran alasan ini, kami Lagi berkoordinasi dan berkonsultasi agar penerbangan yang Ke Baghdad dialihkan Hingga bandara Najaf,” kata Akhavan, seperti dikutip Bersama Aljazeera Ke Rabu.
Kantor berita ISNA Iran melaporkan bahwa Perundingan Bersama Oman juga Lagi berlangsung. Iran masih Melakukanupaya agar semua penerbangan internasional yang tersisa, termasuk Hingga Istanbul, Turki Berencana beroperasi sesuai jadwal.
Pejabat Tingginegara Keuangan AS Scott Bessent mengatakan Ke hari Senin bahwa Washington Berencana memutus akses maskapai penerbangan Iran Bersama operasi internasional mulai hari Rabu. Langkah ini diambil tujuh bulan Setelahnya Pertempuran AS dan Israel Di Iran dimulai.
Bessent mengatakan kepada stasiun Tv CNBC bahwa ketika maskapai penerbangan Iran mendarat Ke bandara, mereka tidak dapat menyediakan bahan bakar, menyediakan layanan pendaratan, dan menjual tiket kepada mereka. Jika itu dilakukan Negeri tersebut Berencana dikeluarkan Bersama sistem Kurs Mata Uang Amerika.
Analis penerbangan mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Walaupun AS tidak Memiliki wewenang Sebagai menutup Area udara Foreign, menargetkan penyedia pengisian bahan bakar dan penanganan darat lokal, ancaman sekunder ini mencapai hasil yang serupa Bersama memutus Dukungan operasional penting.
Sebelumnya menyasar maskapai, pemerintahan Donald Trump Ke bawah Kantor Pengawasan Aset Foreign (OFAC) sudah lebih dulu Memutuskan Pembatasan ketat Ke sektor perdagangan, energi, perbankan, pelayaran, Ilmu Pengetahuan, hingga aset digital Iran.
Secara politik, Iran Menunjukkan dua sikap. Ke satu sisi, mereka bersikap agresif dan Mengungkapkan siap Berjuang Bersama Pertempuran. Ke sisi lain, mereka tetap membuka pintu Sebagai Politik Luar Negeri dan perundingan damai yang ditengahi Bersama Qatar.
“Ancaman Trump tidak Berencana membuahkan hasil apa pun. Kami siap Sebagai Pertempuran yang menentukan,” ucap Mohsen Rezaei, kepala Perlindungan Iran, kepada Al Jazeera Di sebuah wawancara pekan lalu.
Artikel ini menjadi artikel terpopuler, Kamis (24/9/2026). Baca juga artikel populer lainnya Ke bawah ini:
(ddn/ddn)
Skuat detikTravel
Jurnalis detikcom. Skuat detikTravel berbagi inspirasi perjalanan, panduan destinasi, dan Pengalaman Hidup wisata yang dikemas informatif serta autentik.
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Upaya Iran Selamatkan Sisa Penerbangan Internasional











