Sydney –
Australia Berencana melakukan pendisiplinan Yang Terkait Bersama Bersama pelanggar visa overstay sebagai Dibagian Bersama penindakan Mobilitas Penduduk Internasional. Wih, Australia Pertempuran lawan visa overstay, nih!
Australian Border Force Berencana memperluas timnya Bersama 100 petugas yang Berencana bekerja Bagi menahan atau Merangsang kepergian Disekitar 77.000 orang yang Di ini tinggal Hingga Australia tanpa visa yang sah, kata Pejabat Tingginegara Di Negeri Tony Burke seperti dikutip Bersama Al-Jazeera, Sabtu (26/9/2026).
Burke mengatakan Aturan tersebut dirancang Bagi Mengintroduksi kembali konsekuensi Bagi mereka yang melanggar masa berlaku visa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sebelumnya tahun 2015, kami Memperoleh proses rutin Hingga Australia Bagi para pelanggar masa berlaku visa Hingga mana, ketika orang-orang telah melanggar masa berlaku visa, kami Berencana membawa mereka Hingga pusat penahanan dan Di beberapa minggu mereka Berencana mengatur penerbangan mereka sendiri dan pergi,” Burke Mengintroduksi Hingga National Press Club.
Bagi membantu operasi tersebut, 250 tempat penahanan Mutakhir Berencana dibuat, termasuk kemungkinan penggunaan bekas fasilitas karantina Hingga Melbourne.
Burke menolak perbandingan Bersama lembaga Mobilitas Penduduk Internasional dan Bea Cukai (ICE) Amerika Serikat yang Di ini Lagi disorot Lantaran dinilai terlalu keras.
“Ini bukan jenis operasi yang dilihat sebagian orang Hingga TV terjadi Hingga Bangsa lain,” jelasnya.
Burke juga mengatakan pemerintah Berencana menindak tegas “visa hopping”, sebuah sistem yang menurut peraturan Canberra terjadi ketika warga Bangsa Asing yang sudah berada Hingga Australia berpindah Bersama satu jenis visa Sambil Hingga visa Sambil lainnya Bagi memperpanjang masa tinggal mereka.
Syarat Mutakhir “Tidak Boleh Tinggal Lebih Lama” Berencana mencegah orang yang datang Bersama visa turis Bagi mengajukan permohonan Mutakhir Setelahnya berada Hingga Di negeri. Sambil mahasiswa internasional wajib Bagi Memperbaiki Seleksi mereka ketika mencari visa studi Mutakhir, menutup opsi Bagi berpindah-pindah antar Langkah studi Hingga lembaga Belajar tingkat rendah Bagi memperpanjang masa tinggal mereka.
Burke mengatakan undang-undang terpisah Berencana diperlukan Bagi Memangkas jumlah Perkara Pidana Hukum Bersama orang-orang yang suka mengklaim suaka tidak jujur Bagi memperpanjang waktu mereka Hingga Bangsa tersebut.
Kelompok Ham menolak hal ini, dan Pusat Hukum Ham memperingatkan bahwa perubahan tersebut dapat menghalangi pekerja migran ilegal yang dieksploitasi Bagi melaporkan penyalahgunaan.
Australia tetap menjadi salah satu destinasi wisata paling populer Hingga dunia, Menarik Perhatian jutaan pengunjung setiap tahunnya Bersama pantai, satwa liar, dan kota-kotanya. Bangsa ini juga sangat bergantung Ke mahasiswa internasional dan pemegang visa kerja-liburan sebagai sumber utama Mobilitas Penduduk dan Kegiatan ekonomi.
Pertumbuhan yang tinggal melebihi batas waktu visa terus Meresahkan, Bersama Disekitar 64.000 Ke tahun 2016 menjadi lebih Bersama 77.000 Ke tahun 2026, Malahan ketika Mobilitas Penduduk bersih Bersama luar negeri telah menurun.
(bnl/wsw)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Australia Pertempuran Lawan Visa Overstay











