loading…
Pengamat ekonomi dan politik ekonomi Indonesia Ichsanuddin Noorsy. FOTO/dok.SindoNews
Pengamat ekonomi dan politik ekonomi Indonesia Ichsanuddin Noorsy menilai gejolak tersebut bukan sekadar dinamika teknis, melainkan cerminan kerentanan Peningkatan Ekonomi dan tekanan Di kepentingan eksternal. Ia menguraikan sembilan faktor yang menurutnya memicu kejatuhan tajam Hingga Bursa Efek dan pasar uang.
“Pertama, Trend Populer antrean panjang kendaraan Hingga berbagai SPBU menjadi indikator telanjang bahwa ketahanan energi nasional telah merosot drastis menjadi Di 17 hari,” kata Ichsanuddin Di keterangannya dikutip Di Sabtu (17/10/2026).
Baca Juga: Catatan Kelam IHSG, Sepekan Ambruk 14,91% hingga Picu Trading Halt Imbas MSCI
Menurutnya, krisis pasokan energi tersebut menekan kepercayaan publik dan pelaku pasar Di kemampuan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi makro. Akumulasi ketidakpastian itu, lanjutnya, turut Merangsang Uang Negara Indonesia melemah hingga menembus Rp18.000 per Usd AS.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Pasar Saham Anjlok 11,2%, Ichsanuddin Noorsy Ungkap 9 Faktor Pemicu











