Banyak orang percaya minum air dingin Setelahnya makan daging bisa membuat lemak membeku Ke Di tubuh. Mitos ini biasanya Lebih sering dibahas Di perayaan besar seperti Idul Adha, ketika konsumsi sate, gulai, hingga Konsumsi berlemak Menimbulkan Kekhawatiran dan es teh manis menjadi minuman pendamping Kandidatteratas.
Akan Tetapi Ahli Kemakmuran spesialis Gangguan Di konsultan gastroenterologi-hepatologi Di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, menegaskan anggapan tersebut tidak benar. Menurutnya, Konsumsi dan minuman yang dikonsumsi Berencana menyesuaikan Bersama suhu tubuh Agar tidak membuat lemak membeku Ke saluran pencernaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benarkah Air Dingin Bisa Membekukan Lemak?
Menurut dr Aru, anggapan bahwa air dingin dapat membuat lemak membeku Ke Di tubuh hanyalah mitos. Air dingin maupun hangat, ketika masuk Ke Di tubuh maka suhunya Berencana mengikuti suhu tubuh.
“Bersama Sebab Itu enggak Bisa Jadi kita kalau minum air dingin masuk Ke tenggorokan, masuk Ke usus itu Di bentuk yang masih dingin,” ujarnya Di ditemui Bersama detikcom, Kamis, (21/5/2026).
Dijelaskan Bersama dr Aru, Konsumsi maupun minuman yang dikonsumsi Berencana menyesuaikan Bersama suhu tubuh Agar tidak membuat lemak membeku Ke saluran pencernaan.
“Tidak, pasti Berencana dirubah menjadi suhu tubuh. Bersama merubah menjadi suhu tubuh makanya tidak Bisa Jadi dia menyebabkan terjadinya seperti yang tadi ya, membeku atau menjadi mengeras. Tidak, justru tidak Berencana terjadi apa-apa. Mau dia minum air panas, air dingin, apakah Setelahnya Itu lemak ataupun makannya itu Berencana menjadi beku Setelahnya kita minum,” katanya.
BACA JUGA Sering Kasih Makan Hewan Kurban Sebelumnya Dipotong? Ternyata Berdampak Ke Perlindungan Ketahanan Pangan
Penjelasan tersebut juga sejalan Bersama sebuah Eksperimen yang dipublikasikan Di jurnal Gut. Studi itu Menunjukkan suhu Ke lambung memang dapat berubah Sambil Itu Setelahnya mengonsumsi minuman dingin, tetapi Berencana kembali mendekati suhu tubuh Di waktu Disekitar 20-30 menit.
Secara fisiologis, tubuh manusia memang Memiliki mekanisme thermoregulation atau pengaturan suhu tubuh. Sebab itu, Konsumsi dan minuman yang dikonsumsi tidak Berencana bertahan lama Di suhu dingin ketika sudah masuk Ke saluran pencernaan.
Bagaimana Bersama Es Teh Manis?
Menurut dr Aru, hal yang justru perlu diperhatikan bukan suhu minumannya, melainkan kandungan gula Ke Di minuman manis yang sering dikonsumsi bersamaan Bersama Konsumsi berlemak Di Idul Adha.
“Yang justru diperhatikan Bersama es teh manis itu bukan es teh manisnya, tetapi manisnya, karbohidratnya, glukosanya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Ke beberapa orang, terutama yang Memiliki kecenderungan diabetes atau kolesterol tinggi, konsumsi gula berlebih dapat Meningkatkan kadar gula darah sekaligus memicu pembentukan lemak Ke Di tubuh.
“Ada beberapa Situasi Ke mana gula darah yang tinggi Setelahnya Itu disimpan Bersama tubuh menjadi bentukan lemak atau kolesterol. Bersama Sebab Itu gulanya yang justru berbahaya, bukan tehnya dan juga bukan dinginnya,” katanya.
Sebab itu, dr Aru mengingatkan Sebagai tidak hanya fokus Ke mitos seputar air dingin, tetapi juga memperhatikan asupan gula dan pola makan secara keseluruhan Di Idul Adha.
Halaman 2 Di 2
(fti/up)
Tips Sehat Menyantap Daging Kurban
8 Konten
Untuk sebagian orang, nikmatnya menyantap daging kurban selalu dibayangi Bersama risiko Kesejajaran. Kolesterol dan asam urat bikin kepikiran, padahal sebenarnya bisa dikelola Bersama baik.
Konten Berikutnya
Lihat Koleksi Pilihan Selengkapnya
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Makan Daging lalu Minum Es Bikin Lemak Membeku Ke Tubuh? Ahli Kemakmuran Pastikan Cuma Mitos











