Seoul –
Korea Selatan makin bersinar sebagai tempat wisata Unjuk Untuk yang doyan belanja. Seoul optimis Akansegera cuan sampai akhir tahun.
Jumlah pengunjung Asing Ke Seoul Di semester pertama tahun ini Menimbulkan Kekhawatiran lebih Di 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, seperti dikutip Di Yonhap, Senin (24/8/2026)
Peningkatan ini diikuti Di pengeluaran kartu kredit yang melonjak lebih Di 50 persen, menurut data Di pemerintah kota Di hari Rabu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seoul Menarik Perhatian 8,23 juta wisatawan Asing Di periode Januari-Juni, naik 21,3 persen Di semester pertama tahun lalu, kata pemerintah. Hal ini berbanding lurus Di pengeluaran kartu kredit mereka yang melonjak 56,8 persen menjadi Won 5,62 triliun (Rp 71 triliun).
Baik jumlah pengunjung Asing maupun pengeluaran mereka mencapai Catatan tertinggi sepanjang masa Di semester pertama, kata pejabat pemerintah kota.
“Di Perkembangan pengeluaran yang jauh melebihi peningkatan jumlah pengunjung, Perjalanan Ke Luarnegeri Seoul tampaknya bergerak melampaui sekadar Penyembuhan jumlah pengunjung dan memasuki fase Perkembangan Mutakhir yang didorong Di masa tinggal yang lebih lama dan konsumsi yang lebih tinggi,” kata pejabat.
Pemerintah kota mengatakan sektor belanja menyumbang Dibagian terbesar Di pengeluaran kartu kredit pengunjung Asing, yaitu 46,4 persen. Pengeluaran terbesar kedua tercatat Di sektor medis dan Kesejajaran sebesar 24,4 persen.
Pengeluaran wisatawan Asing Di pusat perbelanjaan besar Di Seoul melonjak 73,2 persen Di Won 706,3 miliar menjadi Won 1,22 triliun. Pengeluaran mereka Untuk wisata medis Menimbulkan Kekhawatiran 63,3 persen Di Won 556,3 miliar menjadi Won 908,4 miliar won, Sambil Itu pengeluaran mereka Untuk Konsumsi dan produk Keindahan masing-masing Menimbulkan Kekhawatiran 54,5 persen dan 40 persen.
Pemerintah kota berencana Untuk memperluas konten wisata malam hari Di paruh kedua tahun ini. Tujuannya adalah Untuk membantu wisatawan Asing menikmati Seoul tidak hanya Di siang hari tetapi juga Di sore dan malam hari. Strategi ini juga menyasar revitalisasi sektor Citarasa, belanja, Kekayaan Budaya Dunia, dan konten Di Di objek wisata utama.
(bnl/wsw)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Seoul Panen Cuan, Turis yang Doyan Belanja Terus Berdatangan











