Gangguan jantung sering kali datang tanpa permisi. Salah satu penyebabnya dipicu Dari adanya penumpukan kalsium yang memicu sumbatan Ke pembuluh darah.
Sumbatan ini tidak muncul Untuk semalam, melainkan Lewat proses penumpukan kalsium atau plak Ke pembuluh darah jantung.
Praktisi Keadaan dr Maya Munigar Apandi, SpJP(K) menjelaskan, kalsium yang dinilai Untuk pemeriksaan jantung (calcium score) sangat berbeda Bersama kalsium elektrolit atau kalsium ion yang biasa diperiksa Lewat tes darah. Kalsium Untuk kaitannya Bersama Gangguan jantung adalah kalsium Ke pembuluh darah jantung Untuk bentuk deposit atau penumpukan yang terbentuk Lewat proses aterosklerosis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses aterosklerosis adalah Situasi Di pembuluh darah arteri yang membawa Gizi dan oksigen Bersama jantung Hingga seluruh tubuh Merasakan penebalan yang disebabkan penumpukan plak berupa lemak, kolesterol, dan zat lain Ke Untuk dinding arteri.
Menurut dr Maya, deposit kalsium yang menumpuk Berencana bereaksi Bersama lemak serta komponen tubuh lainnya Supaya perlahan-lahan membentuk plak. Penumpukan ini bisa diperparah Dari Cara Hidup tidak sehat.
Kerak atau plak hasil deposit kalsium inilah yang menjadi sumber utama penyumbatan pembuluh darah jantung.
“Kalau (kalsium) yang terdeteksi rendah, angkanya 1-10, kita anggap itu dia masih minimal, prosesnya kayak masih Terbaru. Lebihterus kita bisa mendeteksi dia Lebihterus banyak calcium score-nya, kita bisa berasumsi bahwa prosesnya ini sudah Lebihterus lama, nih. Penumpukannya Lebihterus lama,” kata dr Maya ketika ditemui detikcom, Rabu (26/8/2026).
Penilaian kalsium Ke pembuluh darah jantung dapat dilakukan Lewat CT Calcium Score. Lebihterus tinggi skor kalsiumnya, maka Lebihterus besar pula beban risiko Gangguan kardiovaskular yang dimiliki pasien.
Cara Hidup Pemicu Penumpukan Kalsium Ke Jantung
Selain Lantaran proses aterosklerosis, dr Maya menjelaskan, penumpukan kalsium dapat diperparah Dari Cara Hidup. Lalu, Cara Hidup seperti apa yang dapat menyebabkan terbentuknya plak kalsium yang Lebihterus masif Ke organ jantung?
Terbentuknya plak kalsium yang keras tidak lepas Bersama kebiasaan sehari-hari. Menurut dr Maya, beberapa faktor Cara Hidup yang memengaruhi Situasi ini adalah sebagai berikut.
1. Kebiasaan merokok
Merokok dapat membuat dinding pembuluh darah menjadi kaku dan sensitif, Supaya mempercepat pembentukan plak.
Ditegaskan, bahaya rokok elektrik seperti vape sama tingginya Bersama rokok konvensional. Rokok konvensional umumnya merusak area Di paru-paru, sedangkan rokok elektrik Memiliki risiko tambahan yang bisa berdampak Ke organ lain.
Dari Sebab Itu, menghentikan kebiasaan merokok Bersama metode apa pun sangat disarankan.
2. Pola makan berlebihan dan tidak seimbang
Konsumsi tinggi lemak, tinggi gula, karbohidrat berlebih, serta gorengan dapat memperparah proses terbentuknya plak pembuluh darah. Akan Tetapi, dr. Maya tidak serta-merta menyalahkan Gaya “Konsumsi Terbaru”.
“Ke prinsipnya, kalau kita makan atau konsumsi semua Konsumsi itu Bersama mindful, sesuai Bersama porsinya, tidak berlebihan, ya menurut saya sih itu tidak Berencana menjadi masalah,” lanjutnya.
“Yang menjadi masalah adalah ketika kita too much, kita nggak imbang,” tuturnya.
Sebagai menyiasatinya, dr Maya merekomendasikan Asupan Konsumsi Mediterania yang tinggi serat, cukup protein (terutama protein laut), dan rendah lemak.
Jika ingin mencicipi Konsumsi Terbaru, lakukanlah Bersama porsi kecil dan jangan makan berlebihan Untuk satu waktu yang berdekatan.
3. Kurang istirahat
Cara Hidup tidak hanya soal Konsumsi, tetapi juga jam tidur. Kurang istirahat dan kurang tidur dapat Meningkatkan risiko terkena Gangguan jantung Untuk 5-10 tahun Hingga Didepan.
Risiko ini biasanya Berencana dimulai Bersama munculnya masalah hipertensi terlebih dahulu.
4. Manajemen Beban yang buruk
Mengelola Beban adalah Pada vital Bersama modifikasi Cara Kebugaran Yangbaik. Setiap individu Memiliki cara yang berbeda Sebagai mengatasi Beban, mulai Bersama Perjalanan Kaki, makan, bernyanyi, membaca Bacaan, hingga sekadar me time Sebagai mengisi ulang energi.
5. Kurangnya Olah Raga
Latihan adalah suatu keharusan, tetapi tetap harus dilakukan secara sadar. Sebagai menjaga Keadaan kardiovaskular, sangat direkomendasikan melakukan Pelatihan kardio minimal 30 menit setiap hari, setidaknya 5 hari Untuk seminggu.
Samping Itu, apabila Memiliki Situasi seperti darah tinggi, diabetes (kencing manis), atau kolesterol tinggi, pastikan Situasi tersebut selalu terkontrol secara optimal Sebagai mencegah penumpukan kalsium yang Lebihterus parah.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Hati-hati! 5 Kebiasaan Ini Bikin Kalsium Mengendap, Picu Risiko Serangan Jantung











