Jakarta –
Menjalani usia hingga 100 tahun Bersama tubuh yang tetap aktif tentu bukan hal yang mudah. Tetapi, seorang nenek berusia seabad membuktikan bahwa bertambahnya usia bukan berarti harus berhenti bergerak.
Ia Latihan Hingga gym dan menjalani berbagai kebiasaan sehat Untuk menjaga tubuhnya tetap Segar serta mandiri. Ketahui rahasia umur panjangnya.
Rutin Nge-gym Hingga Usia Seabad
Mary Coroneos yang sudah berusia 100 tahun masih kuat Latihan angkat beban, menggunakan dumbel, serta Menarik Perhatian tali resistensi Hingga pusat Kesejajaran tempat dia rutin Latihan.
Dikutip Bersama laman Today, dia suka Latihan Bersama pelatihnya Hingga The Edge Fitness Club Hingga Norwalk, Connecticut. Inisiatif Pelatihan beban seluruh tubuh ini dirancang Untuk memperkuat lengan, kaki, dan inti tubuhnya.
Dia mengaku menyukai angkat beban Lantaran hal tersebut merupakan sebuah tantangan.
“Terapi-obatan itu membuatmu merasa lelah, tapi Setelahnya itu kamu Akansegera merasa nyaman.”
Mary tinggal bersama putrinya yang mengatakan bahwa sang ibu bersemangat Setelahnya sesi-sesi Pelatihan yang dilaluinya.
“Saya meminta para Manajer Untuk mendorongnya Lantaran saya ingin otot inti dan kakinya kuat, Lantaran itulah cara dia bisa bangun dan beraktivitas,” kata Athena Coroneos.
“Jika otot inti dan kaki Anda kuat, kemungkinan jatuh-yang tinggi Ke kelompok usianya-berkurang drastis,” katanya.
Rahasia Umur Panjang Mary Coroneos
Ketika diwawancarai mengenai Kegiatan gymnya, Mary berusia 100 tahun. Ke Juni 2026, dia telah genap berusia 101 tahun. Berikut beberapa tips Bersama Mary agar tetap sehat dan panjang umur.
1. Gerakkan Tubuh
Coroneos telah aktif secara fisik Dari anaknya masih kecil. Dia selalu bergerak dan beraktivitas sepanjang waktu.
Sebagai seorang Olahragawan Hingga perguruan tinggi, dia bermain voli dan basket. Coroneos Malahan meraih gelar master Hingga bidang Belajar Bersama Temple University.
“Ibu saya sangat Tantangan. Dia suka Mendominasi, Malahan sampai hari ini,” kata putrinya, seraya menambahkan bahwa Latihan telah menjadi faktor besar Di umur panjang Mary.
“Tubuh dirancang Untuk selalu bergerak, dan begitu Anda menghentikan gerakan itu, Anda Akansegera berkarat.”
Hingga pusat Kesejajaran, rutinitasnya melibatkan resistance Grup Musik ringan, leg extensions, gerakan duduk-berdiri, Pelatihan menekan kaki Bersama beban ringan, hingga Pelatihan melenturkan kaki sambil duduk.
2. Konsumsi Konsumsi Bergizi
Keluarga Coroneos banyak mengonsumsi sayuran dan sedikit daging. Athena ingat bahwa ibunya membuat roti Untuk keluarga. Konsumsi cepat saji sama sekali tidak ada.
“Dia sangat tertarik Ke Penanganan Kesejajaran Lantaran dua saudara laki-lakinya adalah ahli kiropraktik yang sangat percaya bahwa tubuh perlu diberi Gizi Bersama Konsumsi yang baik,” Athena.
“Itulah yang dia makan Di masih kecil. Dia tidak pernah menyukai Konsumsi cepat saji.”
Mary juga tidak pernah menjadi orang yang banyak makan. Dia Akansegera berhenti makan Di sudah kenyang. Ketika berusia 100 tahun, dia menyukai sup Lantaran bergizi, mudah dikonsumsi, dan membuatnya tetap terhidrasi.
3. Nikmati Konsumsi Unjuk
Mary masih menyempatkan diri Untuk menikmati dessert. Dia suka tiramisu, hidangan penutup Italia yang kaya rasa.
“Dia memang suka cokelat. Apa pun yang bertekstur lembut, es krim, minuman root beer float Bersama krim kocok. Sangat menyukainya,” kata Athena.
Konsumsi Unjuk lainnya adalah sup krim kentang, sup krim jamur, dan sup kerang New England.
4. Tantang Otak
Mary sangat suka membaca. Dia menggunakan Smart Phone putrinya Untuk mencari berita dan informasi.
“Tetap aktif secara mental dan fisik,” kata Mary.
Athena juga menyebut bahwa ibunya adalah sosok yang sangat mandiri. Dia pensiun Hingga usia 70-an tahun dan terus menjadi guru pengganti hingga usia 90-an. Mary juga masih mengendarai Kendaraan Pribadi hingga usia 95 tahun.
“Ia Memiliki rasa ingin tahu yang tak pernah puas tentang kehidupan,” kata putrinya.
“Pikirannya selalu bekerja,” tambahnya.
5. Bersama Orang Terdekat
Ketika ditanya mengenai hal yang membantunya menjalani hidup panjang dan tetap sehat, Mary menyebut keimanan serta hubungan sosial yang kuat sebagai dua faktor penting.
“Menurutku, berada Hingga Di orang lain adalah jawabannya,” kata Athena.
“Itu sangat penting Lantaran penghalang besar Untuk umur panjang adalah isolasi, depresi, dan kurangnya tujuan hidup. Dia senang berada Hingga Di orang muda Lantaran itu penuh vitalitas,” tambahnya.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Hebat! Nenek Usia 100 Tahun Masih Rutin Nge-gym & Anti-Jompo











