loading…
Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-41 yang mengusung posisi Indonesia sebagai pusat sourcing Dunia menargetkan transaksi sebesar USD17,5 miliar. Foto/Dok
Ke Opening Ceremony, Pembantu Presiden Pembantu Presiden Perdagangan (Mendag), Budi Santoso menegaskan, bahwa TEI merupakan ajang strategis Bagi memperluas akses pasar, menjalin kemitraan dagang, dan Memikat kerjasama Penanaman Modal Untuk Negeri. Kehadiran buyer Di 134 Bangsa Menunjukkan tingginya antusiasme dunia Di produk unggulan Indonesia , sekaligus menegaskan peran TEI sebagai ruang Hubungan Luar Negeri ekonomi Dunia Bagi Indonesia.
Sambutan Pemimpin Negara Prabowo Subianto disampaikan Dari Pembantu Presiden Pembantu Presiden Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia. Pemerintah menekankan pentingnya perdagangan luar negeri sebagai penggerak hilirisasi industri, penciptaan lapangan kerja, penguatan ketahanan Peningkatan Ekonomi, hingga Pembuatan ekonomi Area Ke Indonesia.
Baca Juga: TEI 2026 Buka Kemungkinan Pelaku Ekonomi Kecil Tembus Pasar Dunia
TEI 2026 juga menjadi panggung Bagi agenda ketahanan energi dan ketahanan Ketahanan Pangan Indonesia. Barang Dagangan perkebunan, khususnya kelapa sawit, memegang peran strategis Lantaran turunannya mendukung Pembuatan biodiesel, Memangkas ketergantungan Ke Produk Impor solar, serta Meningkatkan nilai tambah Penjualan Barang Ke Luar Negeri nasional.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: TEI 2026 Perkuat Penjualan Barang Ke Luar Negeri, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Ketahanan Pangan Melewati Sinergi Di BPDP











